Tips berjabat tangan

March 2, 2007 - Leave a Response

Berjabat tangan sudah menjadi bagian ritual dunia usaha. Mungkin anda menganggap tidak terlalu perlu dipikirkan panjang-panjang, tetapi tidak bagi orang yang sedang berjabat tangan dengan anda. Sikapnya dalam berjabatan menampilkan sebagian besar terhadap anda. Ingatkah anda bagaimana kesalnya anda bila berjabatan tangan dengan orang yang memberikan jabatan yang agak lemah lunglai atau sebaliknya terlalu keras bersemangat.

jangan sampai anda dikategorikan sebagai orang yang tidak mengesankan baik saat berjabatan tangan. Berikut ini ada beberapa teknik berjabatan tangan :

Tataplah mata lawan bicara anda saat berjabatan tangan dengannya. Tidak ada yang lebih mengacuhkan selain jabatan tangan tanpa tatapan mata. Ini menunjukkan rasa tidak hormat atau tidak tertarik. Dengan menatap lawan bicara saat berjabatan, anda menumbuhkan keyakinan dan kepercayaan diri.

Berjabatan tanganlah dari telapak ke telapak. Jangan berjabatan tangan dengan mempertemukan dari jari ke jari, atau telapak tangan dengan jari. Dengan berjabatan tangan dari telapak ke telapak akan memberikan perasaan bersahabat dan tidak meninggalkan perasaan yang tidak nyaman atau terluka.

Jangan terlalu akrab. Beberapa orang bertindak berlebihan dengan menarik tangan lawan dan secara keras mengayunkan ke atas ke bawah. Jabat tangan semacam ini sama saja dengan “mulut besar”. Bersikaplah percaya diri, jangan membuat orang lain kesal.
Sadarlah akan keterbatasan phisik seseorang, Orang jompo, cacat, atau penderita arthitis mungkin memiliki tulang yang lemah dan keterbatasan gerak. Melukai seseorang saat berjabatan tangan mungkin justru menutup pintu bukannya membuka pintu hubungan baik.

Ingatlah untuk menciptakan jabat tangan yang bermakna. Jika anda berjabatan tangan lalu segera menarik tangan anda dan melanjutkan pembicaraan seolah-olah tidak terjadi apa-apa, maka orang akan menganggapnya jabatan tangan yang tidak berarti dan tidak lulus. Berikan pada lawan anda beberapa saat untuk menunjukkan perhatian anda melalui kontak mata atau pembicaraan sebelum anda menarik tangan anda. Mereka akan merasa bahwa mereka sedang bertemu dengan orang yang layak. (daily tips – Deek McAleer, Dreamlife – ptr)

Kiat sukses dalam kuliah

March 2, 2007 - Leave a Response

Dalam dunia kemahasiswaan, tidak dapat disangkal bahwa salah satu faktor pembantu keberhasilan kuliah adalah tekanan dari para dosen. Faktor ini yang dapat membuat mahasiswa terpacu untuk mengerjakan semua pekerjaan secepat dan sebaik mungkin.

Namun jika kemudian Anda kuliah tanpa pengawasan dan tekanan langsung berupa deadline dan sebagainya dari dosen yang membimbing Anda, artinya Anda dianggap cukup dewasa untuk dapat mengambil keputusan sendiri mengenai masa depan kuliah Anda, seperti halnya pada perkuliahan jarak jauh yang sedang menjadi trend bagi para eksekutif di belahan dunia Amerika dan Eropa saat ini. Dalam hal ini, motivasi pribadi adalah satu-satunya faktor penentu keberhasilan kuliah Anda.

Beberapa kendala keberhasilan kuliah :

Tidak ada jadwal kuliah yang pasti.
Tidak ada urutan prioritas mengenai apa yang harus dipelajari lebih dulu.
Berpindah pindah dari tugas yang satu ke tugas kuliah yang lain.
Sering menggunakan alasan halangan yang kecil untuk kemudian melalaikan waktu yang seharusnya bisa digunakan untuk belajar.

Belajar dengan cara marathon / SKS (sistem kebut semalam).
Belajar di atas tempat tidur.
Belajar terlalu banyak materi sekaligus.
Belajar terlalu lama hingga 4 jam lebih.
Belajar di tempat yang sangat gaduh/ramai.
Belajar di tempat dekat televisi, telepon, jendela atau tempat lainnya yang mudah membuyarkan konsentrasi.
Kebiasaan suka menunda pekerjaan.
Berikut adalah kiat sederhana kuliah mandiri namun sangat jarang diperhatikan:

Tentukan tempat-tempat yang pasti untuk belajar dengan nyaman dan jangan berpindah-pindah ke tempat yang lain.
Waktu belajar efektive atau yang paling baik 2-3 jam.
Perbanyaklah buku-buku referensi jangan hanya berpatokan pada 1 buku saja, serta perbanyaklah mencari informasi tentang studi kasus.
Sedapat mungkin tentukan waktu yang pasti untuk belajar dan patuhi.
Ciptakan komunitas-komunitas yang dapat mendukung kuliah, seperti lewat e-mail, chatting room di internet, milis, dan sebagainya.
Tentukan pola tidur yang konsisten.
Kerahkan seluruh kemampuan konsentrasi pada apa yang sedang Anda pelajari.
Singkirkan semua hal yang sangat mungkin dapat menggangu seperti radio dan televisi.
Pada saat belajar, berorientasilah pada hasil dalam arti mengerti bukan pada nilai. Ini akan membantu Anda untuk tidak terjebak pada pola belajar menghafal.
Persiapakan diri anda sebelum menghadapi perkuliahan kesokkannya, seperti apa saja yang akan dibahas keesokkannya serta mengulang secara cepat materi perkuliahan sebelumnya.

Semua orang boleh memberikan satu, dua, atau bahkan ratusan kiat, namun semuanya menjadi tidak berarti jika tidak ada tekad kuat yang muncul dari motivasi pribadi. Kiat hanya dapat membantu Anda untuk mencoba cara, namun yang menjadi penentu keberhasilan kuliah anda adalah anda sendiri. dan katakanlah pada diri anda “Sukses adalah hak saya dan tetap semangat” (ptr)

Nama baik

March 2, 2007 - Leave a Response

Alkisah pada suatu ketika, Angin, Air, dan Nama Baik sedang mengadakan perjalanan bersama-sama. Angin, biasa datang terburu-buru seperti orang yang sedang marah. Bisa melompat disini dan menendang debu disana. Air berjalan dalam bentuk seorang putri. Ia selalu membawa kendi ditangannya, meneteskan beberapa air ditanah sekitarnya. Nama Baik berwujud dalam seorang pemuda yang tampan dengan sikap-sikap yang baik, namun sedikit pemalu.

Mereka saling menyukai, meskipun mereka sangat berbeda satu sama lain. Ketika mereka harus berpisah, mereka bertanya, “Kapan kita bisa bertemu untuk mengadakan perjalanan yang lain lagi ?”

Angin menjawab, “Engkau akan selalu menemukan aku di puncak gunung-gunung atau melompat-lompat di sekitar kakimu. Meniup debu kemana kamu pergi.”

Air berkata. “Aku juga akan selalu ada disekitarmu. Kamu bisa pergi kelaut atau sungai, bahkan kedapur, untuk menemuiku”.

Nama Baik tidak mengatakan apa-apa. Angin dan Air bertanya, “Nama Baik, kapan dan dimana kita akan bertemu lagi ?” Nama Baik menjawab, “Kamu tidak akan bertemu aku lagi dimanapun. Siapapun yang telah kehilangan aku sekali saja, takkan pernah mendapatkan aku lagi.”

Kaca, Porselen, dan Nama Baik, adalah sesuatu yang gampang sekali pecah, dan tak akan dapat direkatkan kembali tanpa meninggalkan bekas yang nampak. (Benjamin Franklin – ptr)

Tidak ada yang sia-sia

March 2, 2007 - Leave a Response

Optimisme adalah memandang hidup ini sebagai persembahan yang terbaik. Tidak ada sesuatu yang terjadi begitu saj dan mengalir sia-sia. Pasti ada tujuan. Pasti ada maksud. Mungkin saja anda mengalami pengalaman buruk yang tak mengenakkan, maka keburukan itu hanya karena anda melihat salah satu sisi mata uang saja. Bila anda berani menengok kesisi yang lain, anda akan menemukan pemandangan yang jauh berbeda.

Anda tidak harus menjadi orang yang tersenyum terus atau menampakan wajah yang ceria. Optimisme terletak dalam hati, bukan hanya terpampang di muka. Jadilah optimis, karena hidup ini terlalu rumit untuk dipandang dengan mengerutkan alis.

Setiap tetes air yang keluar dari mata air tahu mereka mengalir kelaut. Meski harus melalui anak sungai, selokan, kali keruh, danau, dan muara, mereka yakin perjalanan mereka bukan tanpa tujuan. Bahkan, ketika menunggu di samudera, setiap tetes air tahu, suatu saat panas dn angin akan membawa mereka ke pucuk-pucuk gunung. Menjadi awan dan menurunkan hujan. Sebagian meyuburkan rerumputan, sebagian tertampung dalam sumur-sumur. Sebagian kembali ke laut. Adakah sesuatu yang sia-sia dari setiap tetes air yang anda temui diselokan rumah anda ?

Tahukah anda ? Sebuah pabrik biskuit dicina berhasil menciptakan biskuit yang digemari panda. Panda-panda yang kekurangan gizi mengkonsumsi biskuit itu dengan lahap dipusat pemeliharaan panda raksasa Chendu di provinsi Sichuan.

Apa kunci keberhasilan itu ? Ternyata karena bentuk biskuit itu mirip dengan makanan panda, yakni bentuk bambu. Tak jelas bagaimana rasa biskuit itu, yang pasti didalam biskuit itu dimasukkan vitamin dan juga serat untuk meningkatkan nutrisi dari binatang yang kini sudah makin punah.

Di seluruh cina diperkirakan kini cuma ada 1000 yang hidup dihutan, 120 di kebun binatang dan pusat riset. Dalam 20 tahun terakhir habitat panda telah berkurang sampai 40 %.

Kebahagian anda tumbuh berkembang manakala anda membantu orang lain. Namun bilamana anda tidak mencoba membantu sesama, kebahagian akan layu dan mengering. Kebahagian bagaikan sebuah tanaman, harus disirami setiap hari dengan sikap dan tindakan memberi. (J. Donald Walters)

Mengenali diri

March 2, 2007 - Leave a Response

Keberhasilan yang diraih, atau kegagalan yang menimpa dapat di telusuri jauh kedalam diri anda. Karena andalah yang menjalani semua ini. Bukan orang lain. Hanya saja, terlalu banyak orang tak mau memikul tanggung jawab itu. Bagi mereka mempertanggungjawabkannya adalah beban. Padahal, tak seorang pemimpin pun tak merasakan kebebasan setelah berani mempertanggungjawabkan kepemimpinannya, Dan tanggung jawab tertinggi untuk mencapai kebebasan murni adalah tanggung jawab atas diri sendiri.

Seorang bijak penah menulis demikian :

Amatilah pikiranmu, karena akan menjadi ucapanmu.
Amatilah ucapanmu, karena akan menjadi tindakkanmu.
Amatilah tindakkanmu, karena akan menjadi kebiasaanmu.
Amatilah kebiasaanmu, karena akan menjadi karaktermu.
Amatilah karaktermu, karena akan menjadi nasibmu.
Diatas semua itu, amatilah diri anda. Hanya mereka yang mengenal dirinyalah yang akan mencapai ketenangan diri yang sesungguhnya. (ptr)

Tentang waktu

March 2, 2007 - Leave a Response

Ambillah waktu untuk berfikir, itulah sumber kekuatan.
Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahasia dari masa muda yang abadi.
Ambillah waktu untuk berdo’a, itu adalah sumber ketenangan.
Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan.
Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan ALLAH
Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagian
Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati.
Ambillah waktu untuk memberi, itu adalah membuat hidup berarti.
Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan.
Ambillah waktu untuk beramal, itu adalah kunci menuju syurga.

Tahukah anda ? Bisnis Clarence A. Crane sebenarnya adalah coklat, tetapi disaat musim panas, coklat cepat meleleh, dan bisnis Clarence teramcam. Demi mengamankan bisnisnya, saat musim panas clarence membuat dan menjual permen mint padat. Untuk mencetaknya, ia menyewa seseorang membuat pil lokal, guna mempress permen mintnya hingga berbentuk padat. Karena kesalahan pada mesin pembuat pil, permen yang dihasilkan ternyata tidak berbentuk bundar padat, melainkan berlubang ditengah seperti cincin. Clarence menjual permen cincin itu dengan nama “Life Savers” dan mnjadi permen cincin pertama dan paling sukses didunia.

Sejak pertama kali muncul ditahun 1912 hingga tahun 1980, permen paling laris didunia itu diperkirakan terlah terjual 30 Milyar keping, yang bila dijejerkan cukup untuk menjangkau hingga bumi-bulan hingga 3 kali. Di Indonesia, permen bolong seperti “Life Savers”, diantaranya adalah bermerk “POLO” yang punya semboyan “permen bolong rasa plong”.

Bersikaplah kukuh seperti batu karang yang tidak putus-putusnya dipukul ombak. Ia tidak saja tetap berdiri kukuh, bahkan ia menenteramkan amarah ombak dan gelombang itu.(ptr)

Satu langkah kedepan

March 2, 2007 - Leave a Response

Tetaplah bergerak maju, sekalipun lambat. karena dalam keadaan tetap bergerak, anda menciptakan kemajuan. Adalah jauh lebih baik bergerak maju, sekaipun pelan, dari pada tidak bergerak sama sekali.

Dalam hidup ini kita sering merasa buntu hanya karena ingin mengambil satu langkah yang terlalu besar, langkah raksasa. Akibatnya, masalah kita jadi terlihat besar sekali, kompleks dan tak terselesaikan. Hasilnya, anda hanya termenung dan tidak bergerak.

Sabar dan coba mundur sebentar. Perhatikan tantangan anda. Tindakkah lebih memungkinkan bagi anda untuk mengambil langkah-langkah pendek terus menerus, ketimbang berusaha menelan seua masalah sekaligus. Satu langkah kecil demi satu langkah kecil, asalkan anda tidak berhenti, adalah cukup, karena anda masih memiliki hari esok dan ingin masih bergerak maju. Dan bukan berhenti.

Tahukah anda ? Zaman sekarang tak dikenal pasta gigi rasanya aneh. Namun dicina, terutama dipedesaan, orang yang tak kenal alat itu cukup banyak, sampai 60%. Parahnya lagi, dari mereka terbiasa menyikat gigi , 90 % “tidak menyikat gigi dengan semestinya”

Untuk membersikan gigi , kebanyakan masyarakat cina pedesaan tersebut menggunaan jari atau handuk. Lalu untuk kumur, orang desa lebih suka dengan air putih atau teh, yang kabarnya disukai juga oleh pemimpin mereka Mao Zedong. Maka tak heran kalau gigi mereka berwarna hijau.

Cobalah anda lihat semua dan pelajari pria-pria besar dan wanita-wanita terkenal, dan saya menemukan bahwa mereka mencapai puncak keberhasilan adalah mereka yang melakukan pekerjaan-pekerjaan kecil untuk mencapai pekerjaan besar yang ada dihadapan mereka dengan segenap tenaga, semangat, dan kerja keras, serta tak mengenal kata malas dan putus semangat. (Harry S Truman)

Ketekunan adalah kekuatan anda

March 2, 2007 - Leave a Response

Apa yang anda raih sekarang adalah hasil dari usaha-usaha kecil yang anda lakukan terus-menerus. Keberhasilan bukan sesuatu yang turun begitu saja. Bila anda yakin pada tujuan dan jalan anda, maka anda harus memiliki ketekunan untuk tetap berusaha. Ketekunan adalah kemampuan anda untuk bertahan ditengah tekanan dan kesulitan. Anda harus tetap mengambil langkah selanjutnya. Jangan hanya berhenti dilangkah pertama. Memang semakin jauh anda berjalan, semakin banyak rintangan yang menghadang. Bayangkan, andai saja kemarin anda berhenti, maka anda tidak berada disini sekarang. Setiap langkah menaiki nilai diri anda. Apa pun yang anda lakukan, jangan sampai kehilangan ketekunan anda. Karena ketekunan adalah daya tahan anda.

Pepatah mengatakan bahwa ribuan kilometer langkah dimulai dengan satu langkah. Sebuah langkah besar sebenarnya terdiri dari dari banyak langkah-langkah kecil. Dan langkah pertama keberhasilan harus anda mulai dari rumah anda. Rumah anda yang paling baik adalah hati anda. Itulah sebaik-baiknya tempat untuk memulai dan untuk kembali. Karena itu mulailah kemajuan anda dengan memajukan hati anda, Kemudian pikiran ana dan usaha-usaha anda. Ketekunan hadir bila apa yang anda lakukan benar-benar berasal dari hati anda. (ptr)

Bersyukurlah pada apa saja

March 2, 2007 - Leave a Response

Anda wajib mensyukuri apa pun yang menimpa anda. Ini bukan masalah keberuntungan. Bersyukur menuntun anda untuk senantiasa menyingkirkan sisi negatif dari hidup. Orang lain mengatakan bahwa anda tidak realistis. Namun, sebenarnya sikap anda jauh lebih realistis, yaitu membebaskan diri anda dari kecemasan atas kesalahan.

Bersyukur mendorong anda untuk bergerak maju dengan penuh antusias. Tak ada yang meringankan hidup anda selain sikap bersyukur. Semakin banyak anda bersyukur semakin banyak anda menerima. Semakin banyak anda mengingkari, semakin berat beban yang anda jejalkan pada diri anda. Kebanyakan orang leih terpaku pada kegagalan lalu mengingkarinya. Sedikit sekali yang melihat pada keberhasilan lalu mensyukurinya. Karena, anda takkan pernah berhasil dengan menggerutu dan berkeluh kesah. Anda berhasil karena berusaha. Sedangkan usaha anda lakukan karena anda melihat sisi positif. Hanya dengan bersyukurlah sisi positif itu tampak dipandangan anda. (ptr)

Melawan diri sendiri

March 2, 2007 - Leave a Response

Kemenangan sejati bukanlah kemenangan atas orang lain. Namun, kemenangan atas diri sendiri. Berpacu dijalur keberhasilan diri adalah pertandingan untuk mengalahkan rasa ketakutan, keengganan, keangkuhan, dan semua beban yang menambat diri di tempat start.

Jerih payah untuk mengalahkan orang lain sama sekali tak berguna. Motivasi tak semestinya lahir dari rasa iri, dengki atau dendam. Keberhasilan sejati memberikan kebahagiaan yang sejati, yang tak mungkin diraih lewat niat yang ternoda.

Pelari yang berlari untuk mengalahkan pelari yang lain. akan tertinggal karena sibuk mengintip laju lawan-lawannya. Pelari yang berlari untuk memecahkan recordnya sendiri tak peduli apakah pelari lain akan menyusulnya atau tidak. Tak peduli dimana dan siapa lawan-lawannya. Ia mencurahkan seluruh perhatian demi perbaikan catatannya sendiri.

Ia bertanding dengan dirinya sendiri, bukan melawan orang lain. karenanya, ia tak perlu bermain curang. Keinginan untuk mengalahkan orang lain adalah awal dari kekalahan diri sendiri.

Kegagalan dapat dibagi menjadi dua sebab. Yakni, orang yang berfikir tapi tidak pernah bertindak, dan orang yang bertindak tapi tidak pernah berfikir.
(W.A. Nance -ptr)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.